Selasa, 05 Februari 2019

Prioritas Siapa?

Lelahmu jadi lelahku jugaBahagiamu bahagiaku pastiBerbagi; takdir kita selaluKecuali tiap kau jatuh hati–Malaikat Juga Tahu, Dee ๐Ÿƒ

Prioritasmu bukan prioritasnya. Lalu mengapa? Bukankah berlaku pula demikian? Lantas mengapa?

Jangan sedih, jangan kecewa. Mari insyafi bahwa dengan mengingat-Nya, hati jadi tenang dan sahaja. Mari tegaskan bahwa dengan yakini-Nya, semua akan baik-baik saja.


Klise? Memang. Tapi biasanya yang klise justru mulai pudar dari kenang. Manusia kebanyakan merasa sudah puas dan menang. Kemudian menganggap ringan hal-hal yang olehnya tak sempat ditimbang-timbang.


Iya, udah, gitu aja.
Kamu, kuat-kuat, ya! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar