Senin, 14 Januari 2019

Perihal Doa (1)


“dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.” –Q.S Maryam [19] : 4

Kadang, tak perlu banyak bualan untuk sefruit impian. Cukup berjalan tanpa keraguan sampai tujuan lebih indah, yekan? Anaphalis javanica, yang populer dikenal sebagai Edelweiss atau Bunga Abadi, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Ia dapat tumbuh mencapai ketinggian 8 meter dan dapat memiliki batang sebesar kaki manusia walaupun umumnya nggak lebih dari semeter.


Seingat saya, dulu-dulu nggak pernah tuh berdoa supaya bisa secara langsung melihat dia. Adanya damba biar bisa sholat di sana, em. But I did it! I got it, both of it. Alhamdulillah.

Mungkin ada juga yang pernah, nggak melisankan angan tapi tahu-tahu kejadian, tiba-tiba dikabulkan? Masih ingat sensasinya? Luar biasa, kan, ya? Emang Allah tu Maha Baik, Maha Mendengar, Maha Kaya; Maha Segala.

Semoga nggak lagi ragu-ragu meminta. Ijabah-Nya adalah niscaya. Kalau sampai mata air air mata menganak sungai di kanan kiri pipi, lalu kantung mata ikut berkantung, tapi doamu belum terjawab juga; prasangka baik tetap harus dijaga. Barangkali belum saatnya. Barangkali kepleset doanya, terus diganti Allah sama yang lebih baik jawabnya. Atau barangkali, disimpan untuk nanti, di nirwana sana.

Sebab matematika-Nya beda sama kita, jadi usahlah hitung-hitungan mengapa begini mengapa begitu pada-Nya, mengapa tak didengar, mengapa tak kunjung jadi benar (nyata)? Lakukan saja yang terbaik, lalu tunggu mantera-Nya bekerja.

Hoam. Selamat bobok dan jangan bosan berdoa ๐ŸŽ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar