Jumat, 04 Januari 2019

Komunitas Millenial Kekinian : Bogor Mengabdi



Sebagai warga Bogor ber-KTP Jakarta, saya merasa sangat perlu terlibat turun tangan. Kata ‘mengabdi’ sudah seperti alarm kebakaran yang harus segera dihampiri. Buat saya, itu menarik sekali.

Kaum muda saat ini perlu wadah untuk menyalurkan percik-percik kreativitas mereka yang berdayaguna, bermanfaat bagi sesama. Sesederhana itu, @BogorMengabdi hadir sebagai wadah yang dicari-cari itu!

New baby born community ini millenials sekali. Tidak heran jika peminatnya tembus angka belasan ribu, tepatnya 11.083 orang! Fantastis bukan? Saya sih, percaya, mereka yang daftar itu tidak main-main menggadai komitmen.

Teridiri dari empat macam program mainstream yang dibungkus antimainstream. Tjanggih. Tapi saya tidak sempat ikutan, keburu tutup duluan, merespon ledakan pendaftaran. Hhh, teramat sangat disayangkan 🍃

Apalagi saat melihat pengumuman hari ini, bahwa ke-11.083 orang itu lolos seleksi! Wagelaseh, bagai luka disiram air garam. Cuma bisa nyengir kuda hayati 🐴

Itulah sepenggal kisah tak berjodoh saya. Namun saya percaya di Lauh Mahfudz sana tidak ada skenarionya saya beraktivitas dalam komunitas. Husnuzan saya adalah, tersebab abdi pada Tridharma Perguruan Tinggi belum saya tunaikan. Maka Allah pilihkan yang itu untuk dibereskan duluan.

Selamat mengabdi, teman-teman relawan!
Semangat merawat Bogor tercinta 💕

Tidak ada komentar:

Posting Komentar