Jumat, 21 Desember 2018

Kapan Kita ke Mana?



"Kamu jadi pergi?" tanyaku, membuka sua maya kita setelah jeda sekian lama oleh sebab yang entah apa, belum berani kutanya. Mendapatimu membalas pesan setelah dua tahun saja sudah membuatku merasa reuni. Persis seperti time-skip Luffy. Aku pikir kau benar-benar ditelan bumi, ahaha.

Belum, kata kau, lalu mengembalikan tanya padaku. "Oh, belum juga, hehe," Lalu kau menawariku kesempatan (?) yang kurespon asal-asalan, gelagapan menangkap pe(ra)sa(a)n.

Enam puluh minggu kemudian, kita bersua lagi, bertukar kabar; tentang reinkarnasiku di sebuah platform aplikasi, tentang rencana kau, pergi ke tempat yang dulu kita angan-angani.

Dasar menyebalkan! Ternyata kau duluan, ahaha.

Terima kasih, anw, sudah membangkitkan hawa kompetisi itu. Akan kususul segera, tunggu tanggal mainnya! Kau tahu, aku belajar banyak darimu. Ah, ya, kau pasti tahu itu. Dasar menyebalkan! Ahahahaha


Semoga perjalananmu menyenangkan, kawan :)
Aku masih perlu belajar, nih. Doakan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar