Sabtu, 31 Mei 2014

SNMPTN: Let It Go


“Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang. Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan..” —Tere Liye

Balon itu butuh kebebasan. Ia pun ingin mengembara, menyusul kawannya kelilingi dunia. Gerah talinya terus digenggam kita. Berkeringat pula. Toh, masih banyak balon-balon lain. Kita bisa mencarinya ke tukang balon di taman-taman kota. Atau, membelinya di warung sudut komplek, mengisikannya udara secara manual. Yah, walaupun tak bisa melayang. Tapi, hei! Justru itu poin pentingnya. Jika ia tak dapat mengudara, kita tentu tak perlu khawatir menjaganya, bukan? Ia akan selalu, senantiasa ada, hadir, bersama kita.


Esensinya mungkin akan lain. Tapi bukankah, yang membuat nyaman akan kalah dengan yang selalu ada?

Seperti halnya sakit hati sebab gagal lolos tembus perguruan tinggi negeri. Sakit itu butuh dilepas. Apapun, di manapun, kalau niatnya belajar, mencari ilmu, mencari pengalaman baru, tidak harus selalu negeri, bukan? Di luar negeri (baca: swasta) pun jadi.

Kecuali bagi yang mendewakan titel negeri. Menjaga gengsi tinggi-tinggi. Yang penting negeri. Padahal jika ternyata hati kita bukan di sana, apakah nyaman? Apakah betah? Apakah berkah?

Percayalah kepada Yang Maha Adil. Ada kejutan indah menanti kita setelah badai reda, kawan. Percayalah ;)

11 komentar:

  1. heem..kembali flamboyan...

    akhirnya sadar juga....:) yang dikejar ilmu lho..bukan title..dan kesadaran ini sudah ada...keren,,,tinggal menunggu sukses

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa baru ngomong, kak? -_- haha
      aamiin, aamiin, makasih (lagi) yaa :)))

      Hapus
    2. kemarin belum ngomong ya? udah deh kayaknya...

      sama-sama (lagi)

      Hapus
  2. smga bisa jd referensi bagi yg diluar sana dan semangat mu dpt tertular ke mereka. nice bloggnya nilam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Rabb O:)
      Makasih, hasti ;) sukses di lautnya ya :p hehe

      Hapus
  3. wah tampilan blognya baru ya? eh atau aku yang kudet? :|
    hoho Nilam harus tetap semangaaaaaaat, bener itu, yang penting kan niatnya menuntut ilmu, di manapun tempatnya yang penting ilmunya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mhehe, nggak kok, bukan ikanya yang kudet, cuma nilamnya aja yang emang kepingin punya wajah baru :D
      Ini pun masih coba-coba ^^v

      Wokeh, thanks a lot, ika, supportnya ({}) ciyee mbak-mbak perpustakaan :3

      Hapus
  4. Jadiiii... Hati kamu dsni kan lam? Udah betah kan? Atau udah pake banget? :P
    Sebab, blm tentu kita saling tahu (re: kenal) jika kau tak dsni *eaaakkk sambil kibas kerudung

    BalasHapus