Rabu, 05 September 2012

Edelweiss

Putih.. Bersih..
Harum kesetiaan..

Tinggi.. Tinggi..
Di puncak gunung yang tinggi..
Tumbuh mandiri bersama kawan sepopulasi..

Di bibir-bibir kawah..
Mencengkeram kuat-kuat kakinya di tanah..
Bertahan, menjajah dinginnya salju-salju basah..
Melambai, pada aorta angin mendesah..

Edelweis..
Kelopak-kelopak manis..
Tegar berdiri pais..

Edelweis, perlambang Keabadian..
Pencitra kesetiaan..
Penangguh harapan-harapan..

Seperti edelweis..
Rasaku buncah di bibir darah..
Mematri cinta yang meronta..
Menyejuk damai yang terkulai..
Di dalammu..

 

2 komentar: