Kamis, 11 Oktober 2012

Selamat Datang, Kawan! :)


Hai. Bagaimana kamu?
Semoga betah ya, di rumah baru. Kami ini keluargamu. Jangan sungkan. Kami pasti menerimamu, kok.

Sebelumnya, ya jujur saja, mungkin kami belum sanggup menerima kamu. Kami masih tidak mengerti kenapa harus kepada kami, kamu disaudarakan?
Apakah, kami ini terdaftar sebagai golongan terbelakang, sampai-sampai harus mengadopsi kamu yang (maaf) 'terlempar' dari rumahmu sendiri?

Sekali lagi maaf, untuk itu. Tapi akhirnya kami paham kok :)
Kamu mungkin memang seharusnya bersama kami. Santai aja yah. Jangan canggung. Kita insya Allah well kok ;)
Remember! Dengan tangan terbuka.
Toh, Bunda pun merestui. Bahkan berpesan agar kami tak meng-anak-tiri-kan kamu. Sekarang kita saudara, kawan.
Kami juga berharap kamu menerima kami dan kamu beserta takdir ini.

Kami sungguh berharap, kamu bisa mengembangkan dan memaksimalkan kecantikan hatimu ke jalan yang positif. Kamu itu cantik sekali kawan! Banyak pula desas-desus bahwa kamu mempunyai otak cemerlang. Waah, saingan baru nih :D hehee..

Setiap orang diciptakan dengan segala plus minus komposisi hati. Ada yang begini, ada yang begitu, dan blah.blah.blah... Tapi kami tetap akan terima kamu. Apa pun latar belakang kamu! Siapa tahu kita bisa jadi sahabat -selamanya (?)

Kecantikan yang kamu punya, kecerdasan subur yang kamu pelihara, dan bersihnya hati yang masih kamu jaga, membuat kami menutup mata dan telinga dari kasak-kusuk cemoohan mereka yang memandang kamu sebelah mata. Mungkin, mereka iri? Isn't it?

Jadi, jangan tutup dirimu ya! Kami temanmu juga sekarang. Kami kawanmu. Kami keluarga barumu..
Semoga nyaman ya. Semoga kerasan.
Selamat Datang, Kawan! ;)
Selamat Bergabung! :D

2 komentar:

  1. Lupakan latar belakangnya, nikmati saja ia yang sekarang.
    Mungkin bisa memipih kecanggungan yang ada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, I have did.
      How about you?
      Missing her? Ever think to hold her back, maybe? :))

      Hapus